Bahaya Main Judi Online, Pencurian Data Hingga Gangguan Psychological

Suara.com – Menteri Komunikasi dan https://nhacaitf888.com/ Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan, pemberantasan judi online dan pinjaman bold atau pinjol harus dilakukan secara komprehensif karena adanya indikasi satu aliran keuangan. Sayangnya masih banyak orang yang tidak menyadari bahaya dari main judi online ini. Untuk itu, berikut ini telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber bahaya-bahaya yang mengancam dari major judi online, pada Kamis (6/6). Suara.com – Kasus Briptu Rian Dui Wicaksono menandakan masih lemahnya pembinaan kesehatan mental di institusi Polri.

 

Putusnya Hubungan Baik Dengan Keluarga Dan Kerabat

 

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto mengatakan Briptu Fadhilatun kekinian ditempatkan di Pusat Pelayanan Terpadu Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Penyidik memutuskan untuk tidak melakukan penahan di ruang sel lantaran Fadhilatun masih memerlukan pendampingan psikiatri akibat trauma yang dialami. Selain juga karena yang bersangkut masih memiliki bayi.

online gambling

Masalah Ekonomi

 

Tidak hanya itu, kecanduan judi online juga bisa membuat seseorang terjerumus dalam lingkaran setan keuangan, di mana mereka terus-menerus mencari cara untuk mendapatkan uang tambahan demi memenuhi kebutuhan berjudi. Hal ini bisa mengakibatkan pola perilaku yang merugikan, seperti menggali lubang untuk menutup lubang, dengan cara meminjam uang dari teman atau bahkan melakukan tindakan yang melanggar hukum untuk mendapatkan dana tambahan. Pertama, pencurian data merupakan ancaman serius yang sering kali terlupakan oleh pemain judi online. Saat seseorang bermain di platform judi online yang tidak terpercaya, data pribadi mereka rentan dicuri untuk kepentingan yang tidak semestinya. Tanda-tanda potensial dari pencurian information ini antara lain seringnya menerima pesan spam dari nomor asing atau pihak yang tidak dikenal karena data pribadi sudah tersebar luas.

 

Dampaknya Gak Main-main, Waspada Bahaya Judi Online Bagi Pelaku Umkm

 

Kondisi ini menjadi lebih parah jika taruhan yang dipasang tidak tembus dalam waktu lama, sehingga memaksa otak memerintahkan tubuh untuk terus berjudi. Akibatnya, pikiran menjadi terkuras karena tidak menemukan kesenangan di tempat lain. Puncak dari hal ini adalah bisnis menjadi kacau lalu menimbulkan kecemasan berlebih bahkan sampai ingin bunuh diri. Kecanduan berjudi online juga dapat mengakibatkan putusnya hubungan yang baik dengan keluarga dan kerabat. Penjudi yang terjerat dalam kecanduan ini cenderung kehilangan minat untuk menjaga hubungan pribadi dengan orang-orang terdekat.

 

Jika Anda mulai merasa stres, depresi, atau cemas, cobalah berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog yang berpengalaman menangani masalah kecanduan judi. Ini biasanya akan diatasi dengan terapi perilaku kognitif (CBT). Mintalah bantuan orang terpercaya, seperti pasangan atau keluarga, untuk mengatur keuangan Anda dalam jangka waktu tertentu. Dengan memberi kendali keuangan pada orang lain untuk sementara, keinginan menggunakan uang tersebut juga bisa ditekan. Dalam perkara ini Polda Jawa Timur telah menetapkan Briptu Fadhilatun sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Artinya, walau kalah taruhan otak harus kembali dibuat bahagia dengan menciptakan lebih banyak lagi zat dopamin untuk merangsang perasaan bahagia. Syifa mengatakan Bunda mempunyai kewenangan untuk merasa aman, baik secara emosional maupun finansial. Menghadapi pasangan nan bermasalah dengan gambling bukanlah perihal nan mudah. Hal nan perlu dilakukan adalah menyadari bahwa itu bukan kesalahan Bunda. PPATK menyebutkan bahwa pencairan dana dari peer to peer loaning atau pinjaman online masuk ke rekening financial institution nasabah, sehingga bercampur dengan dana lainnya. Sementara psikolog anak dan keluarga di System Anak & Remaja Sajiva RSK Jiwa Dharmawangsa, Mira Amir menilai apa yang dilakukan Briptu Fadhilatun merupakan akumulasi amarah akibat beragam permasalahan.

 

” Kita juga perlu sadar bahwa kita tidak bisa memaksa pasangan kita sehingga kita juga tidak bisa menghentikan namalain mengontrol perilaku judinya. Satu-satunya orang nan bisa mengendalikan perilaku judinya adalah pelaku itu sendiri namalain pasangan kita sendiri,” ungkap Syifa. Beberapa faktor tersebut yang menjadikan hampir 80 persen orang dewasa menghabiskan waktu mereka bermain judi tanpa henti. Penyebab berikutnya dilihat dari ketidakpastian, baik dari probabilitas suatu kemenangan sampai ketidakpastian menderita kekalahan. Selain itu, psikiater juga bisa meresepkan obat antidepresan untuk mengobati gejala depresi sedang hingga berat pada orang yang kecanduan judi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *